16 Sep 2014

Sajak Pertamaku

Kepalaku jalan raya, lalu-lintasnya begitu ramai
Logika mengandai jadi polantas
Percuma, kendaraan yang lewat tak mau diatur
Mengalah sejenak, pun menolak.
"aku terburu-buru, rindu ini harus cepat sampai".
Selalu itu aibi mereka.

Penghuni rumah-rumah dikepalaku, mereka juga egois
Katanya ingin mengantar rindu,
tapi mereka pulang lagi sebelum sampai
Memusing saja disana

Atau
Kecepakan bibir yang menyatakan rindu,
dengan berdiam;  Tangannya memasung kaki.
Hidup dari memakan sepiring gengsi
3x sehari.

0 Bisikan:

Posting Komentar