Yahhh, Tepat tanggal 19 July 2013, IP gue Keluar, entah nilai itu Keluar dari mana, dari rahimnya siapa, yang jelas dia "Cacat", mungkin saat para dosen mengandung nilai-nilai itu kurang makan makanan sehat, atau bahkan gue yg sebagai Pemberi Benih yang memberikan Benih tidak sehat, ahhh, entahlah, gue cape mikirin hal-hal kurang penting yang gabisa dirubah saat ini juga.
Sebenarnya ini masalah besar, ini hal yang sangat penting, hal yang sangat menakutkan bagi gue, bukan masalah gue takut lulus telat bukan masalah gue takut sulit cari kerja, bukan masalah gue takut temen-temen gue lebih dulu lulus daripada gue, tapi ini masalah mempertanggung jawabkan semua "Aset" orang tua yg disumbangkan ke gue agar Kuliah gue lancar, Mulai dari uang bulanan yg mencapai 1/3 dari gaji orang tua gue, uang kost, uang, uang uang dan uang, kalo cuma IP Cacat itu sebagai gantinya, ahhhh, entah gue mau ngomong apa ke mereka.
Banyak temen-temen yang senasib sih, banyak juga yang coba menghibur diri sendiri, memotivasi diri sendiri seakan-akan didalam diri mereka masing masing ada "Mario Teguh"
Mereka Bilang, kita ini di Fakultas Teknik, jurusan Teknik Mesin, Susah buat dapetin nilai yg "Uwwuuooww" itu, dapat 2 aja sudah termasuk pintar, ada juga yang bilang, coba bersyukur atas apa yng diberikan, introspeksi diri kenapa nilai kita segitu, ahahahaha., menurutku itu hal yg sia-sia, hal yang tidak perlu diucap, jika itu cuma untuk diucap.
Saat gue liat nilai gue yahh biasa ajasih, santai ajasih, gue sadar diri, Tapi apa orangtua gue bisa terima kenyataan segampang gue, selempeng gue ?? jawabannya pasti nggak kan, apa nilai itu yang selama ini mereka bayar, apa cuma untuk melihat nilai itu mereka bayar mahal, jadi sebenarnya bukan dengan kalimat motivasi agar kita bangkit, bukan dengan kalimat penenang agar kita bisa terima kenyataan nilai kita, tapi dengan tanggung jawab, guys, kita sudah dewasa, sudah Menyandang status Mahasiswa sudah waktunya untuk memikul beban tanggung jawab yang cukup berat, kita bisa berubah jika ada benih tanggung jawab di dalam diri kita.
Jadi bagi gue Percuma sih motivasi yang temen-temen gue ucap, kalimat penenang yang mereka ucap, "Hanya bagai sesendok Madu di atas semangkuk Racun" percuma banget, sudah banyak makhluk yang Tobat saat liat nilainya, Mereka bilang, "ahhh, nilai gue hancur, semester depan harus lebih baik" tapi hanya sampai disitu, semester depannya mereka tetap melakukan hal-hal bodoh, bolos kuliah jarang ngumpul tugas, Dugem, Minum, Kumpul bareng temen sampe pagi, Mana kalimat Tobat kalian saat di depan Screen Nilai kalian.
Sorry, gue bukannya sok dewasa, sok ngajarin, semester kemaren gue ngomong begitu juga, alhasil gue makin parah di semester ini, karena gue ya cuma ngomong tanpa ada rasa tanggung jawab dari ini semua, dan gue mungkin baru sadar sekarang, ini nilai gue, gue opload dengan senang hati, dan dilihat oleh orangtua gue dengan "Hati Lapang".
"Coba untuk Tanggung Jawab pada setiap Tetes Keringat Orang tua kita"
Wassalam






Ba*ingan. Bhahahahak!
BalasHapusakhirnya ngeblog lagi gue setelah sibuk meratapi IP
HapusBaca ini kok gue ngakak...
BalasHapustulisan ini motivasi dan juga pelipur lara yang bagi ipk jeblok ..
terus bekarnya bro....