“Mungkin semua orang ingin merasakan cinta, tapi tak ingin merasakan sakitnya”.
Kalimat itu mewakili ke’egoisan anak muda zaman sekarang, ya tidak semua, tapi sebagian besar, dan yang tidak menganut paham seperti itu hanya sedikit orang dan itupun bullshit, mungkin hubungannya “mereka” datar-datar aja, kayak laut mati, gak ada ombaknya sedikit-pun, tapi ada yang ingat gak apa kata pepatah, “Air tenang menghanyutkan” bisa saja kalian yg merasa langgeng dan datar-datar aja, gapernah berantem tau-tau ada yg minta putus karena orang ketiga, keempat, kelima, dan keseterusnya, So, jangan bangga jika hubungan kalian “Anteng” (Tenang-tenang aja).
Di era globalisasi yg semakin canggih, dan juga semakin panas ini masalah “Galau” sudah tidak wah lagi, bisa dibilang sudah bukan hal yg membanggakan, (apa juga yg mau dibanggakan dari galau), terutama sosial media adalah penunjang galau yang paling 'pas' untuk menyalurkan bakat akut itu, menurut hasil penelitian saya yang kelak (semoga) jadi Judul Skripsi.
Galau dibedakan kedalam tiga golongan:
1. Galau
Golongan ini adalah golongan pertama, seperti yg tertulis di kamus EYD, "galau adalah keadaan hati yang bimbang berkesinambungan", nah biasanya hal ini terjadi karena sebab yang pasti dan harus benar-benar dalam keadaan yang sangat wahh, baru bisa terjadi pada orang di golongan pertama ini.
2. Galau Musiman
Ini galau golongan kedua, kadang mereka galau karena suatu hal yang sepele atau karena hati, dan kadang mereka galau karena cinta yang sedikit labil, tapi tiba-tiba mereka bisa ceria gak jelas, ya seperti musim, tapi lebih tak beraturan dan juga sering galau karena musim yg sebenarnya, Hujan=Galau, Kemarau=Galau, Dingin=Galau, Panas=Galau., arrgghhh, apa mau kaliaannn.
3.Galau Maniac
Nah spesies yg ini adalah yg terparah dan tak bisa diobati walaupun therapy sekalipun, keadaan hati orang-orang golongan 3 ini sering galau, oh tidak, tidak, bahkan mereka menjadikan galau seperti menu wajib mereka, sebagai pelengkap hidup mereka, seperti nafas mereka, hari tak sempurna tanpa galau, manusia-manusia seperti ini galau karena hal luar biasa, hal sepele, sangat sepele, dan bahkan karena hal yg sangat tidak penting.
contoh yg paling absurd dari orang golongan ketiga ini sering terjadi di twitter, semua pada udah punya twitter kan, yg gak punya ya maaf, kalian hanya bisa menerka-nerka dan membayangkan saat membaca bagian ini, tentu “yg punya twitter” pada tau kalo di twitter ada berbagai macam akun, dari akun bokep, humor, FRONTAL, gowes, pendidikan, galau, sampe upil, gue sampe sekarang masih bingung, buat apa mereka bikin akun kayak gitu, “upil”? pentingnya apa coba? Apakah mereka yg follow akun itu akan dapet semua informasi tentang upil, apakah akan ada seminar-seminar upil, bedah upil, dan sebagainya?.
Oh iya kita kembali lagi ke akun galau, di twitter akun kayak gini buanyaakkk, mereka update TimeLine mereka dengan kata-kata super galau, yang sangat tragis, sindiran-sindiran keras, kode-kode fatal, dengan niat agar di Retweet oleh orang-orang pengguna twitter lain, nah kalo kita yg baca akan terlihat biasa saja, (jika “kita” disini dalam keadaan waras.!), tetapi jika orang golongan 3 yg baca, mereka akan langsung retweet dan Galau, karena apa..? (jawaban mereka) tidak tau, kata-katanya keren dan galau..! Cuma jadi ketularan galau aja kalo baca kalimat itu, jadi aku retweet, !!
Oh God, terus maksudnya kalian retweet apaan, pengen nyebarin Virus galau ke seluruh followers kamu gitu?. Atau mau cari anggota galau terus bikin komunitas, (Udah Banyakkk).
sebenarnya banyak yang mau ku coret disini, apalagi masalah upil, tapi udahan aja, daripada besok saya ngetweet nggak ada yang ngeretweet karena pembaca yang budiman ini tersinggung.



0 Bisikan:
Posting Komentar